Sabtu, 16 April 2011

Model pembelajaran PBI

Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa, peran guru menyajikan masalah, mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. 
Model pembelajaran ini dilaksanakan baik oleh siswa maupun guru. Siswa mencari pemecahan masalah yang diberikan guru. Setelah siswa dapat menemukannya guru melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikannya dan juga proses-proses yang digunakan. Metode ini dapat digunakan pada mata pelajaran tertentu misalnya pada mata pelajaran IPA. Siswa diberi masalah contohnya bagian-bagian bunga, siswa diajak keluar kelas untuk menyelidiki masalah tersebut yaitu mencari apa saja yang merupakan bagian-bagian bunga beserta fungsi-fungsinya. Dalam model pembelajaran ini siswa akan lebih aktif baik aktif dalam berpikir memecahkan masalah maupun aktif mencari pemecahan masalah dan bertanya atau mengeluarkan pendapat mereka. 

Langkah-langkah  atau cara pelaksanaan PBI yaitu:
  1. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih.
  2. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik, tugas, jadwal, dll.)
  3. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai, melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah, pengumpulan data, hipotesis, pemecahan masalah.
  4. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.
  5. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan.
Kelebihan:
  1. Siswa dilibatkan pada kegiatan belajar sehingga pengetahuannya benar-benar   diserapnya dengan baik.
  2. Dilatih untuk dapat bekerjasama dengan siswa lain.
  3. Dapat memperoleh dari berbagai sumber.
Kekurangan:
  1. Untuk siswa yang malas tujuan dari metode tersebut tidak dapat tercapai.
  2. Membutuhkan banyak waktu dan dana.
  3. Tidak semua mata pelajaran dapat diterapkan dengan metode ini.